Kamis, 06 Agustus 2015

Kabupaten

Kabupaten JENEPONTO

Profil | Sejarah | Arti Logo | Nilai Budaya

Profil

Nama Resmi:Kabupaten Jeneponto
Ibukota:Jeneponto
Provinsi :Sulawesi Selatan
Batas Wilayah:
Utara   :Kab.Gowa dan Kab.Takalar 
Selatan:Laut Flores 
Barat   :Kab.Takalar 
Timur   :Kab.Bantaeng
Luas Wilayah:
706,52 Km2
Jumlah Penduduk: 
303.035 Jiwa

Wilayah Administrasi

Website
:

:
Kecamatan: 11, Kelurahan: 31, Desa: 82

www.jenepontokab.go.id (Offline)
 
(Permendagri No.66 Tahun 2011)

Sejarah

Penetapan Hari Jadi Jeneponto sebagai salah satu Kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan merupakan waktu yang cukup panjang dan melibatkan banyak tokoh di daerah ini. Kajian dan berbagai peristiwa penting melahirkan beberapa versi mengenai waktu yang paling tepat untuk dijadikan sebagai Hari Jadi Jeneponto.
Kelahiran adalah suatu proses yang panjang, yang merupakan momentum awal dan tercatatnya sebuah sejarah Bangsa, Negara, dan Daerah. Oleh karena itu, kelahiran tersebut memiliki makna yang sangat dalam bagi peradaban manusia.
Jeneponto merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan, yang terletak di bagian selatan, tumbuh dengan budaya dan peradaban tersendiri seiring dengan perubahan dan perkembangan zaman. Menyadari perlunya kepastian akan Hari Jadi Jeneponto, maka dilakukan beberapa upaya dengan melibatkan berbagai elemen di daerah ini melalui seminar –seminar yang dilaksanakan secara terpadu.
Dari pemikiran yang berkembang dalam pelaksanaan seminar tersebut, diharapkan bahwa kriteria yang paling tepat untuk menetapkan Hari Jadi Jeneponto adalah berdasarkan pertimbangan historia, sosio-kultural, dan struktur pemerintahan, baik pada masa pra dan pasca kemerdekaan Republik Indonesia, maupun pertimbangan eksistensi dan norma-norma serta simbol-simbol adat istiadat yang dipegang teguh, dan dilestarikan oleh masyarakat dalam meneruskan pembangunan.
Selanjutnya, penelusuran tersebut menggunakan dua pendekatan yaitu tanggal, bulan, dan tahun menurut teks dan tanggal kejadiannya, serta pendekatan dengan mengambil tanggal-tanggal, bulan-bulan maupun tahun-tahun yang mempunyai makna-makna penting yang bertalian dengan lahirnya suatu daerah, yang dianggap merupakan puncak kulminasi peristiwa-peristiwa yang pernah terjadi.
Adapun alternatif yang digunakan terhadap kedua pendekatan tersebut di atas yaitu:

Pertama:
a. November 1863, adalah tahun berpisahnya antara Bangkala dan Binamu dengan Laikang. Ini membuktikan jiwa patriotisme Turatea melakukan perlawanan yang sangat gigih terhadap pemerintah Kolonial Belanda.
b. Tanggal 29 Mei 1929 adalah pengangkatan Raja Binamu. Tahun itu mulai diangkat “Todo” sebagai lembaga adat yang refresentatif mewakili masyarakat.
c. Tanggal 1 Mei 1959, adalah berdasarkan Undang-undang No. 29 Tahun 1959 menetapkan terbentuknya Daerah Tingkat II di Sulawesi Selatan, dan terpisahnya Takalar dari Jeneponto.
Kedua:
a. Tanggal 1 Mei 1863, adalah bulan dimana Jeneponto menjalani masa-masa yang sangat penting yaitu dilantiknya Karaeng Binamu, yang diangkat secara demokratis oleh “Toddo Appaka” sebagai lembaga representatif masyarakat Turatea.
b. Mundurnya Karaeng Binamu dari tahta sebagi wujud perlawanan terhadap pemerintah kolonial Belanda.
c. Lahirnya Undang Undang No. 29 Tahun 1959.
d. Diangkatnya kembali raja Binamu setelah berhasil melawan penjajah Belanda. Kemudian tahun 1863, adalah tahun yang bersejarah yaitu lahirnya Afdeling Negeri-negeri Turatea setelah diturunkan oleh pemerintah Belanda dan keluarnya Laikang sebagai konfederasi Binamu.
e. Tanggal 20 Mei 1946, adalah simbol patriotisme Raja Binamu (Mattewakkang Dg Raja) yang meletakkan jabatan sebagai raja yang melakukan perlawanan terhadap pemerintah Belanda. Dengan Demikian penetapan Hari Jadi Jeneponto yang disepakati oleh pakar pemerhati sejarah, peneliti, sesepuh dan tokoh masyarakat Jeneponto, dari seminar Hari jadi Jeneponto yang berlangsung pada hari Rabu, tanggal 21 Agustus 2002 di Gedung Sipitangarri, dianggap sangat tepat, dan merupakan keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Berdasarkan berbagai kesimpulan di atas, maka Hari jadi Jeneponto ditetapkan pada tanggal 1 Mei 1863, dan dikukuhkan dalam peraturan Daerah Kabupaten Jeneponto Nomor 1 Tahun 2003 tanggal 25 April 2003.

Sumber : www.jenepontokab.go.id

Arti Logo

Lambang daerah Kabupaten Jeneponto yang menggambarkan unsur-unsur historis, kultur, patriotik, sosialogis, dan ekonomi yang keseluruhanya merupakan bagian mutlak yang tidak terpisahkan dari NKRI.

Terdiri atas lima bagian yang berbeda, yakni pohon lontar dan batang aksara berbentuk (T), kuda putih, globe tiga warna bersusun, daun lontar model pita yang bertuliskan Jeneponto dan model perisai.

Maknanya, pohon lontar dan batang aksara berbentuk (T) adalah, pohon serba guna lambang kemakmuran. Batang sebagai bahan rumah, buahnya dimakan, airnya dapat dijadikan gula, daunya dibuat menjadi tikar dan lain-lain.

Batangnya yang berbentuk huruf (aksara T) singkatan dari kata Turatea di mana rakyat Kabupaten Jeneponto lebih dikenal sebutan Turatea yang artinya orang dari atas. Huruf (T) ini terletak di atas pondasi yang kuat, yang warnanya hitam diartikan sebagai sesuatu yang kuat dan kukuh.

Kuda putih, lambang kekuatan intelek, kuat, gagah, berani dalam keyakinan yang suci. Binatang serba guna ini erat hubungannya dengan segala segi dan perjuangan hidup manusia dan masyarakat baik dalam bidang sosial dan ekonomi.

Dengan semangat menyala adalah kekuatan dan bersukma turun temurun dengan tanaga kuda yang bersemangat tinggi. Mari membangun umat manusia.

Globe dengan tiga warna bersusun. Dengan tiga rangkain rantai (gelang) yang dipadu jadi satu. Globe berarti cita-cita yang tinggi bukan saja seluas samudra dahsyat atau setinggi Bawakaraeng, tetapi seperkasa bumi sebulat bola dunia, warnanya merah, hijau, kuning, melukiskan kewajiban yang harus dimiliki oleh setiap pemimpin.

Warna merah, atau kelahiran bahwa manusia itu dilahirkan dan menjadi anggota masyarakat. Sedangkan hijau pucuk harapan, bahwa manusia setelah dilahirkan menjadi kewajiban pemerintah untuk memberikan pendidikan agar menjadikan manusia sosial yang cakap dan bertanggung jawab.
Sementara kuning (matang).

Bahwa, manusia setelah lahir dan berpendidikan, perubahan ia dapat diandalkan sebagai anggota masyarakat yang sempurna. Dari ketiga pengertian warna lambang daerah Jeneponto, Ini menjadi cita-cita dan kewajiban pemerintah daerah Jeneponto.

Daun lontar model pita yang bertuliskan Jeneponto, menggambarkan kebudayaan yang khas dan tinggi nilainya sejak dahulu kala. Sementara model perisai diartikan, sebagai pelindung dan pengaman atas terwujudnya pancasila di mana Kabupaten Jeneponto adalah bagian dari NKRI. Itulah makna yang terkandung dalam logo karya Mustafa Djalle

Nilai Budaya

Tidak lupa Anda pun bisa mengunjungi wisata Bungung Salapang atau sembilan Sumur. Tempat wisata ini juga sangat menarik untuk dikunjungi, karena bisa disebut sebagi wisata Budaya. Di mana air yang ada di dalam Bungung Salapang ini tidak pernah habis meskipun banyak orang yang memakainya, dan hal itu sudah terjadi ratusan tahun yang lalu. Bungung Salapang, oleh sebagian masyarakat Jeneponto juga dipercayai selain dapat menghilangkan berbagai macam penyakit yang ada dalam tubuh, bisa awet mudah juga bisa ketemu jodoh. Dengan cara orang tersebut harus datang dengan niat baik dan tulus, untuk memohon (nasar), sambil mengikat tali yang menyerupai akar-akaran di seputaran pohon atau area Bungung Salapang, sambil berucap dalam hati ‘ Aku akan kembali melepas tali ini setelah jodohku aku temukan ’ lalu membasuh air ke muka. Percaya tidak percaya tempat wisata ini banyak dikunjungi masyarakat dari dalam dan luar Jeneponto. Dan saat ini kawasan Bungung Salapang menjadi potensi khasanah yang unik karena keragaman budaya yang ada di Masyarakatnya selalu berpulang pada kesejahteraan dan kebahagiaan bersama. Sebagian masyarakat mengkulturkan dan menjadikan tempat tersebut sakral.

Nama Desa,Kelurahan,Kecamatan,dan Kode Pos se Kabupaten Jeneponto


Negara : Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Provinsi : Sulawesi Selatan (Sulsel)
Kota/Kabupaten : Jeneponto

1. Kecamatan Arungkeke
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Arungkeke di Kota/Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Arpal (Kodepos : 92361)
- Kelurahan/Desa Arungkeke (Kodepos : 92361)
- Kelurahan/Desa Arungkeke Pallantikang (Kodepos : 92361)
- Kelurahan/Desa Borong Lamu (Kodepos : 92361)
- Kelurahan/Desa Bulo-Bulo (Kodepos : 92361)
- Kelurahan/Desa Kalumpang Loe (Kodepos : 92361)
- Kelurahan/Desa Kampala (Kodepos : 92361)
- Kelurahan/Desa Palajau (Kodepos : 92361)

2. Kecamatan Bangkala
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Bangkala di Kota/Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Benteng (Kodepos : 92352)
- Kelurahan/Desa Bontomanai (Kodepos : 92352)
- Kelurahan/Desa Bontorannu (Kodepos : 92352)
- Kelurahan/Desa Gunung Silanu (Kodepos : 92352)
- Kelurahan/Desa Jenetallasa (Kodepos : 92352)
- Kelurahan/Desa Kalimporo (Kodepos : 92352)
- Kelurahan/Desa Kapita (Kodepos : 92352)
- Kelurahan/Desa Mallasoro (Kodepos : 92352)
- Kelurahan/Desa Marayoka (Kodepos : 92352)
- Kelurahan/Desa Pallantikang (Kodepos : 92352)
- Kelurahan/Desa Pallengu (Kodepos : 92352)
- Kelurahan/Desa Pantai Bahari (Kodepos : 92352)
- Kelurahan/Desa Punagaya (Kodepos : 92352)
- Kelurahan/Desa Tombo-Tombolo (Kodepos : 92352)

3. Kecamatan Bangkala Barat
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Bangkala Barat di Kota/Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Banrimanurung (Kodepos : 92352)
- Kelurahan/Desa Barana (Kodepos : 92352)
- Kelurahan/Desa Beroanging (Kodepos : 92352)
- Kelurahan/Desa Bulujaya (Kodepos : 92352)
- Kelurahan/Desa Garassikang (Kodepos : 92352)
- Kelurahan/Desa Pappalluang (Kodepos : 92352)
- Kelurahan/Desa Pattiro (Kodepos : 92352)
- Kelurahan/Desa Tuju (Kodepos : 92352)

4. Kecamatan Batang
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Batang di Kota/Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Bontoraya (Kodepos : 92361)
- Kelurahan/Desa Bungeng (Kodepos : 92361)
- Kelurahan/Desa Camba-Camba (Kodepos : 92361)
- Kelurahan/Desa Kaluku (Kodepos : 92361)
- Kelurahan/Desa Maccinibaji (Kodepos : 92361)
- Kelurahan/Desa Togo-Togo (Kodepos : 92361)

5. Kecamatan Binamu
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Binamu di Kota/Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Balang Toa (Kodepos : 92311)
- Kelurahan/Desa Biringkassi (Kodepos : 92311)
- Kelurahan/Desa Empoang (Kodepos : 92311)
- Kelurahan/Desa Empoang Selatan (Kodepos : 92311)
- Kelurahan/Desa Panaikang (Kodepos : 92311)
- Kelurahan/Desa Sidenre (Kodepos : 92311)
- Kelurahan/Desa Sapanang (Kodepos : 92314)
- Kelurahan/Desa Balang (Kodepos : 92315)
- Kelurahan/Desa Balang Beru (Kodepos : 92316)
- Kelurahan/Desa Bontoa (Kodepos : 92316)
- Kelurahan/Desa Empoang Utara (Kodepos : 92316)
- Kelurahan/Desa Monro-Monro (Kodepos : 92316)
- Kelurahan/Desa Pabiringa (Kodepos : 92316)

6. Kecamatan Bontoramba
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Bontoramba di Kota/Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Balumbungang (Kodepos : 92351)
- Kelurahan/Desa Bangkalaloe (Kodepos : 92351)
- Kelurahan/Desa Baraya (Kodepos : 92351)
- Kelurahan/Desa Batujala (Kodepos : 92351)
- Kelurahan/Desa Bontoramba (Kodepos : 92351)
- Kelurahan/Desa Bulusibatang (Kodepos : 92351)
- Kelurahan/Desa Bulusuka (Kodepos : 92351)
- Kelurahan/Desa Datara (Kodepos : 92351)
- Kelurahan/Desa Kareloe (Kodepos : 92351)
- Kelurahan/Desa Lentu (Kodepos : 92351)
- Kelurahan/Desa Maero (Kodepos : 92351)
- Kelurahan/Desa Tanammawang (Kodepos : 92351)

7. Kecamatan Kelara
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Kelara di Kota/Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Bonto Nompo (Kodepos : 92371)
- Kelurahan/Desa Bontolebang (Kodepos : 92371)
- Kelurahan/Desa Gantarang (Kodepos : 92371)
- Kelurahan/Desa Samataring (Kodepos : 92371)
- Kelurahan/Desa Tolo (Kodepos : 92371)
- Kelurahan/Desa Tolo Barat (Kodepos : 92371)
- Kelurahan/Desa Tolo Selatan (Kodepos : 92371)
- Kelurahan/Desa Tolo Timur (Kodepos : 92371)
- Kelurahan/Desa Tolo Utara (Kodepos : 92371)
- Kelurahan/Desa Tombolo (Tombo) (Kodepos : 92371)

8. Kecamatan Rumbia
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Rumbia di Kota/Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Jenetallasa (Kodepos : 92314)
- Kelurahan/Desa Bonto Cini (Kodepos : 92371)
- Kelurahan/Desa Bontomanai (Kodepos : 92371)
- Kelurahan/Desa Kassi (Kodepos : 92371)
- Kelurahan/Desa Lebang Manai (Kodepos : 92371)
- Kelurahan/Desa Lebang Manai Utara (Kodepos : 92371)
- Kelurahan/Desa Pallantikang (Kodepos : 92371)
- Kelurahan/Desa Rumbia (Kodepos : 92371)
- Kelurahan/Desa Tompobulu (Kodepos : 92371)
- Kelurahan/Desa Ujung Bulu (Kodepos : 92371)
- Kelurahan/Desa Loka (Kodepos : 92516)
- Kelurahan/Desa Bontotiro (Kodepos : 92572)

9. Kecamatan Tamalatea
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Tamalatea di Kota/Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Bontojai (Kodepos : 92351)
- Kelurahan/Desa Bontosunggu (Kodepos : 92351)
- Kelurahan/Desa Bontotangnga (Kodepos : 92351)
- Kelurahan/Desa Borongtala (Kodepos : 92351)
- Kelurahan/Desa Karelayu (Kodepos : 92351)
- Kelurahan/Desa Manjangloe (Kodepos : 92351)
- Kelurahan/Desa Taman Roya (Kodepos : 92351)
- Kelurahan/Desa Tonrokassi (Kodepos : 92351)
- Kelurahan/Desa Tonrokassi Barat (Kodepos : 92351)
- Kelurahan/Desa Tonrokassi Timur (Kodepos : 92351)
- Kelurahan/Desa Turatea (Kodepos : 92351)
- Kelurahan/Desa Turatea Timur (Kodepos : 92351)

10. Kecamatan Tarowang
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Tarowang di Kota/Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Allu Taroang (Kodepos : 92361)
- Kelurahan/Desa Balang Baru (Kodepos : 92361)
- Kelurahan/Desa Balang Loe Tarowang (Kodepos : 92361)
- Kelurahan/Desa Bonto Ujung (Kodepos : 92361)
- Kelurahan/Desa Bontorappo (Kodepos : 92361)
- Kelurahan/Desa Pao (Kodepos : 92361)
- Kelurahan/Desa Tarowang (Kodepos : 92361)
- Kelurahan/Desa Tino (Kodepos : 92361)

11. Kecamatan Turatea
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Turatea di Kota/Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Kayuloe Barat (Kodepos : 92312)
- Kelurahan/Desa Bontomatene (Kodepos : 92313)
- Kelurahan/Desa Bululoe (Kodepos : 92313)
- Kelurahan/Desa Bungungloe (Kodepos : 92313)
- Kelurahan/Desa Jombe (Kodepos : 92313)
- Kelurahan/Desa Kayuloe Timur (Kodepos : 92313)
- Kelurahan/Desa Langkura (Kodepos : 92313)
- Kelurahan/Desa Mangepong (Kodepos : 92313)
- Kelurahan/Desa Paitana (Kodepos : 92313)
- Kelurahan/Desa Parasangang Beru (Kodepos : 92313)
- Kelurahan/Desa Tanjonga (Kodepos : 92313)

Rabu, 29 April 2015

Lomba dayung Jeneponto

Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Jeneponto yang ke-152,Pemkab Jeneponto melalui Dinas Kelautan dan Perikanan mengadakan event Lomba Dayung yang dibuka oleh Bupati Jeneponto,Bapak Drs.H.Iksan Iskandar,M.Si.Lomba dayung dilaksanakan pada hari Selasa,tanggal 28 April 2015,bertempat di Jembatan Belokallong Jeneponto.Turut hadir pada acara tersebut Bapak Kapolres Jeneponto,Kadis DKP Jeneponto,Kabag Humas Jeneponto,beberapa Pejabat Pemkab Jeneponto,dan Masyarakat Kabupaten Jeneponto yang begitu antusias menyaksikan lomba dayung tersebut.

Foto Dokumentasi :